Saturday, June 30, 2012

Magetan apa Madiun Sih?

Hmm...dilihat dari judulnya kok agek nyeleneh gitu ya, magetan apa madiun? memangnya ada apa dengan magetan dan madiun ini yang merupakan tetangga dekat. Kan ya jelas magetan itu kabupaten sendiri kemudian madiun kotamadya sendiri, trus apa yang jadi masalah nya broo? hmm..mau tau..mau tau...cek dis ot brother :-)
Ya secara letak geografis magetan dan madiun jelas beda, keduanya merupakan tetangga, saling berdekatan an menjadi batas sebuah wilayah kabupaten. Magetan, ngawi, ponorogo merupakan Karesidenan Madiun. Dari sekian banyak orang yang saya tanya atau orang tersebut bercerita sendiri, selama ini magetan dikenal sebagai madiun (atau masuk wilayah madiun lah). Apa nggak terkenal ya kota magetan ini, sampai-sampai banyak yang belum tau, apalagi malah dikira madiun. What Wrong With Magetan ?!. Apa karena letaknya yang tersembunyi dan agak terisolir (karena memang bukan jalur transportasi yang ramai, jalur surabaya - jogja hanya singgah di terminal maospati saja kemudian langsung lewat ngawi). Tapi sekarang juga sudah dibangun jalan tembus yang menghubungkan antara magetan dengan kabupaten karanganyar, jawa tengah, jadi para pelancong yang dari jawa timur yang pingin ke jawa tengah bisa melewati jalan tembus magetan ini. Namun kalau telaga sarangan kebanyakan orang sudah pada tahu, wong disana wisatawannya banyak kok. Apa lebih terkenal sarangan ya daripada magetan ? hehehe...jadi aneh.

Satu lagi, di kecamatan maospati juga terdapat lapangan udara iswahjudi, secara geografis lanud tersebut terletak di wilaya magetan, namun yang terkenal adalah lanud iswahjudi madiun. Hmm...untuk yang satu ini saya sebagai orang awam yang tidak tahu masalah/aturan penamaan sebuah lanud milik militer kurang tahu kenapa lanud tersebut disebut lanud iswajudi madiun. Ataukah memang sebuah lanud itu meskiun terletak di kabupaten namun namanya ya harus ikut dengan karesidenan. Ah entahlah...wong saya juga ga tanya pihak dari lanud tentang masalah nama ini. Namun bagi saya ya ga ada masalah. Coba kita lihat bandara adi sumarmo di solo, secara wilayah letak bandara tersebut terletak di wilayah kabupaten boyolali, namun namanya ya bandara adi sumarmo solo. Mungkin ada yang bisa menjelaskan kepada saya ?

Okelah terlepas dari semua ini, dengan melihat seperti diatas artinya magetan kayaknya kurang terpublish sehingga belum banyak yang mengenal magetan, padahal di magetan banyak sekali potensi, secara letak geografis magetan di lereng gunung lawu, tentunya memiliki pesona alam yang indah untuk dinikmati. Dan mari kita sebagai blogger dari magetan, terpanggil untuk mempublish semua potensi yang ada di magetan ini. Mari melakukan hal kecil untuk kota kita tercinta ini, meski lewat sebuah tulisan. Saya yakin Magetan akan benar-benar menjadi kota wisata.


Protected by Copyscape Original Content Checker
Ketentuan Copas : Silahkan ijin dahulu ke admin dengan mengirimkan email ke : blogbianbiun@gmail.com sebelum anda mengkopi tulisan yang ada di blog bianbiun ini. Pastikan anda menyertakan link sumber dan melakukan rewrite. Terima Kasih

2 komentar:

Andik Rasida said...

Setuju tur buanget...termasuk pecel ya mas broo?! kok yang terkenal juga Madiun juga?! hehe

Herdoni Wahyono said...

Sebagian masyarakat di Nusantara ini memang kurang begitu mengenal Magetan. Nama kawasan wisata Sarangan lebih dikenal daripada nama Magetan. Begitu pula nama Lanud Iswahjudi Madiun lebih dikenal padahal seharusnya Lanud Iswahjudi Magetan. Dengan kemajuan teknologi informasi dan sosialisasi yang intensif tentu nama Magetan akan semakin dikenal masyarakat luas di Indonesia. Dengan sesanti 'Magetan Kumandhang Yen Kabeh Tumandang' mari kita wujudkan Magetan yang mempesona. Magetan telah mulai dikenal di tingkat nasional dengan prestasinya. Di tingkat nasional telah meraih penghargaan Swasti Saba Padapa & Manggala Karya Bakti Husada, Adhikarya Pangan Nusantara, Bupati Magetan Drs. H. Sumantri, MM menerima penghargaan sebagai Pembina Terbaik Pertama Gotong Royong Masyarakat Tingkat Nasional Tahun 2012 dan Ketua Tim Penggerak PKK Ibu Hj. Nanik Sumantri, S.Pd., M.Pd. sebagai Juara I Tingkat Nasional Pelaksana Terbaik Pemanfaatan Halaman Pekarangan (Hatinya PKK) Kategori Kabupaten, Piala Adipura, Wahana Tata Nugraha. Semoga kedepan Magetan semakin sejahtera, jaya dan terkenal seantero Nusantara. Salam sukses buat admin blog 'Anak Wayang'.

Post a Comment

Terima Kasih sudah berkomentar dan meninggalkan jejak disini. Keep Blogwalking ;-).